Rabu, 23 Januari 2013

Rapture (Lauren Kate)


Rapture (Fallen #4) 
Penulis: Lauren Kate
Bahasa: Inggris (impor)
Tebal: 448 hal.
Kondisi: bagus (seperti baru)
Penerbit: Delacorte Press
Format: Paperback, international edition
Harga: Rp. 100.000
Harga normal: $17.00, kurang lebih Rp. 175.000+ di toko buku impor

SINOPSIS:

History can be rewritten... but at what cost?

The sky is dark with wings...

Like sand through an hourglass, time is running out for Luce and Daniel. To stop Lucifer from erasing the past, they must find the place where the angels fell to earth.

Dark forces are after them, and Daniel doesn't know if he can do this--live only to lose Luce again and again. Yet together they face an epic battle that will end with lifeless bodies... and angel dust. Great sacrifices are made. Hearts are destroyed.

And suddenly Luce knows what must happen. For she was meant to be with someone other than Daniel. The curse they've borne has always and only been about her--and the love she cast aside. The choice she makes now is the only one that truly matters.

In the fight for Luce, who will win?

Rapture is the astonishing conclusion to the FALLEN series. Heaven can't wait any longer. 

Minggu, 20 Januari 2013

Review - House Rules


House Rules
by Jodi Picoult

Novel ini mengisahkan seorang anak lelaki berusia 18 tahun bernama Jacob Hunt. Ia adalah seorang anak yang mengidap autisme, secara lebih spesifik adalah Asperger's syndrome atau sindrom Asperger. Jacob tidak mampu membaca ekspresi orang lain atau mengerti perasaan apa yang ditunjukkan orang lain dari ekspresi maupun nada bicara mereka. Ia juga tidak mampu untuk mengekspresikan dirinya sendiri atau apa yang ia rasakan kepada orang lain. Namun, ia memiliki kecerdasan luar biasa di beberapa bidang seperti analisis forensik. Ia mampu memecahkan kasus dengan cepat dan tepat, bahkan melebihi kemampuan para polisi dan detektif profesional. Pada suatu ketika, terjadi pembunuhan meresahkan di kota kecilnya, yang melibatkan kenalan Jacob sendiri. Tingkah laku Jacob yang mengidap sindrom Asperger justru menarik kecurigaan polisi bahwa Jacob adalah sang pembunuh. Dalam tempo singkat, keluarga Hunt mulai mengalami permasalahan, menjalani pengadilan demi pengadilan. Emma, ibu Jacob, berusaha melindungi anaknya dan percaya bahwa pelaku pembunuhan tersebut bukanlah Jacob. Sementara tidak sama halnya dengan adiknya.

Novel ini sarat dengan misteri dan mengandung argumentasi-argumentasi yang mampu memprovokasi pembaca untuk mengungkapkan pendapat mereka yang berbeda-beda. Jalan ceritanya serius, dalam, dan menarik, dengan deskripsi-deskripsi mendetail, teliti, dan sangat informatif (seperti gaya penulisan Jodi Picoult pada umumnya). Namun di sela-sela alur cerita yang serius, penulis tidak lupa menyelipkan deskripsi-deskripsi yang tidak hanya lucu dan menghibur, tetapi juga memperluas wawasan. Novel ini ditulis dengan bahasa yang cukup ringan, tidak sulit bagi orang awam untuk memahami jalan cerita dan informasi-informasi mendetail di dalamnya. Novel ini menggunakan banyak sudut pandang dan berbagai karakter, memudahkan penulis untuk menceritakan lebih detail dan lengkap perasaan, kisah-kisah, dan argumentasi yang dimiliki para tokohnya. Namun penggunaan sudut pandang ini bisa jadi tidak menyenangkan pembaca yang menyukai sesuatu yang lebih simpel. Meskipun tema dan ceritanya menarik, alur cerita di bagian ending tidak mengejutkan dan mungkin predictable. 

Rating dari saya, 4 bintang :) 

Ingin mengecek review dan rata-rata rating dari pembaca lainnya? Cek goodreads.com

Kamis, 10 Januari 2013

Petualangan Tom Sawyer (Mark Twain)


Petualangan Tom Sawyer 
Judul asli: The Adventures of Tom Sawyer
Penulis: Mark Twain
Bahasa: Indonesia (terjemahan)
Tebal: 371 hal.
Kondisi: bagus (seperti baru)
Penerbit: Elex Media Komputindo
Format: Paperback (soft-cover)
Harga: 30.000
Harga normal: 59.800

SINOPSIS:

Sebuah karya legendaris Mark Twain, kisah kehidupan seorang anak laki-laki Tom Sawyer yang bertualang bersama Huck Finn sahabatnya. Kisah ini pada zamannya dulu (hingga tahun 1970-an) masih menjadi semacam "bacaan wajib" bagi anak-anak, khususnya anak laki-laki.

Sabtu, 05 Januari 2013

Review - The Book of Lost Things


The Book of Lost Things
by John Connolly

(Data lebih lengkap buku ini silakan lihat di posting bukunya langsung: The Book of Lost Things )

Buku ini mengisahkan seorang anak laki-laki bernama David yang terdampar dalam dunia lain, suatu negeri dalam dunia dongeng dengan tokoh-tokoh seperti Snow White, para kurcaci, Putri Tidur, si Tudung Merah, Hans dan Gretel, serta lain-lainnya. Namun jangan tertipu dengan kata 'dongeng' maupun tokoh-tokoh dongeng di atas. Buku ini lebih cocok dibaca kita yang sudah lebih dewasa, karena cerita dalam buku ini, selain indah, kreatif, dan cerdik, juga beratmosfer gelap, menyeramkan, bahkan kejam dengan adegan berdarah. Tokoh-tokoh dongeng dalam kisah ini bukanlah seperti yang kita kenal dalam buku-buku dongeng anak-anak. 

Kisah diawali dengan meninggalnya ibu David, yang sangat ia sayangi lebih dari siapa pun. Tidak lama setelah ia kehilangan sang ibu, ayahnya menikah lagi dengan seorang wanita bernama Rose. David sangat membenci Rose, juga adik tirinya barunya, Georgie, karena merasa bahwa Rose dan Georgie telah mengambil tempat dalam hati ayahnya menggantikan ibu David dan David sendiri. Setelah sang ibu meninggal, David sering mengalami kejadian-kejadian aneh, dan sesekali melihat sosok penampakan seorang laki-laki bungkuk di dalam kamarnya. Hingga suatu hari setelah suatu kecelakaan, David terdampar ke dunia lain. 

Buku ini penuh misteri, petualangan dan aksi. Perjalanan David untuk berusaha kembali ke dunianya dengan memperoleh Kitab Tentang Yang Telah Hilang (The Book of Lost Things) dipenuhi bahaya dan tantangan. Tidak sedikit tokoh-tokoh, baik maupun jahat, yang berakhir celaka. Melalui tantangan, ketakutan-ketakutan, dan tekanan-tekanan yang dialaminya, karakter David perlahan-lahan berkembang sepanjang cerita, dari sosok yang egois, kekanak-kanakan, dan penakut, menjadi seorang yang pemberani, kuat, dan berpikiran dewasa. Misteri dalam buku ini disusun dengan baik hingga terbeber semua di bagian klimaks. Meskipun sepanjang cerita bahkan hingga mendekati halaman-halaman terakhir dipenuhi peristiwa-peristiwa tragis, ending buku ini terasa manis dan mungkin bisa dikatakan happy ending. 

Rating dari saya, 4.5 bintang :)

Ingin lihat review dan rating dari pembaca lainnya? Cek goodreads.com

Jumat, 28 Desember 2012

Review - Shiver


Shiver (The Wolves of Mercy Falls #1)
by Maggie Stiefvater

Shiver adalah kisah cinta antara Grace dan Sam. Manusia dan werewolf. Grace adalah seorang gadis yang suka menonton sekawanan serigala di hutan dekat rumahnya. Ia telah lama melihat Sam dalam wujud serigala sejak ia berusia 11 tahun, tetapi tidak pernah mengetahui bahwa Sam juga adalah manusia hingga ia berusia 17 tahun. Yang selalu diingat oleh gadis itu adalah mata Sam. Mata serigala yang kuning dan sedih. Sementara itu, Sam berada dalam 2 kehidupan. Sebagai manusia dan sebagai serigala. Pada musim panas, ia adalah manusia, dan pada musim dingin, ia adalah serigala. Sam tidak memiliki kemampuan untuk mengatur wujudnya sendiri, dan semakin hari, 'kemanusiaan'nya semakin pudar. Kemudian, kedua insan ini saling jatuh cinta. Sam berjuang mempertahankan kemanusiaannya, sedangkan Grace berjuang untuk mempertahankan Sam, meskipun berarti ia harus mengorbankan segalanya. 

Banyak orang berkomentar bahwa Shiver ditulis dengan prosa indah dan istilahnya, lyrical. Prosa yang digunakan penulis bukan prosa yang membuat jenuh, membosankan, atau bertele-tele, melainkan prosa yang emosional dan menyentuh. Kisahnya juga terjalin dengan indah. Stiefvater membiarkan pembacanya merasakan atmosfer cerita yang kuat dan sendu, merasakan emosi dan konflik luar-dalam tokoh-tokohnya yang naik turun seperti ombak, dan diakhiri dengan ending yang manis menyentuh dan memancing air mata. Menurut saya, Shiver adalah kisah cinta yang indah sekaligus sendu.  

Dalam versi yang saya baca ini, font buku ini berwarna biru (biru gelap yang kadang dapat terlihat sebagai hitam) dengan kertas putih (bukan yang terlalu putih sehingga membuat mata tidak nyaman membaca), yang justru mampu memperkuat kesan dari setting buku ini yang sebagian besar adalah pada musim dingin. 

Buku ini adalah buku pertama dari trilogi The Wolves of Mercy Falls. Kisah cinta Grace dan Sam masih terus berlanjut dalam Linger dan berakhir dalam Forever

Rating dari saya, 4 bintang ^^. 

Ingin mengecek review dan rating rata-rata dari para pembaca lainnya? Cek goodreads.com 

Jumat, 21 Desember 2012

Review - The False Prince


NOTE: Review dimulai tanggal 22 Desember 2012

The False Prince (The Ascendance Trilogy #1) 
by Jennifer A. Nielsen 

(Data lebih lengkap buku ini silakan lihat di posting bukunya langsung: The False Prince )

Buku ini cocok buat mereka yang suka buku-buku Middle Grade/Teen (seperti Percy Jackson, dll), cocok juga buat mereka yang suka genre YA (Young Adult). 

Kisahnya tentang Sage, seorang yatim piatu, sekaligus seorang penduduk miskin yang pandai mencuri dan menipu. Suatu hari, ia dibeli dari pengurus panti asuhannya oleh seorang pria misterius, yang juga membawa 3 anak laki-laki lainnya dari panti asuhan lain. Sage menyadari bahwa mereka berempat memiliki kemiripan fisik. 

Ketika Sage menyadari bahwa mereka dikumpulkan untuk diseleksi menggantikan seorang pangeran kerajaan yang sudah lama hilang, ia sadar bahwa ia tidak akan bisa kembali ke kehidupannya sebagai anak jalanan. Pilihannya hanya 2, terpilih menjadi Prince Jaron, pangeran yang hilang 4 tahun lalu itu, atau mati dibunuh. Sage pun memutuskan untuk menjalankan permainan penuh tipu daya ini. 

Saya sangat suka tokoh Sage, seorang pembangkang dan yang paling sulit diatur (gampangnya, tipe anak bandel ^^). Entah berapa kali (dan berapa besar) dalam buku ini Sage mempermainkan para anggota kerajaan dengan kemampuannya dalam berakting, menipu, mencuri dan berbohong. Ada sedikit romance juga di sini antara Sage dan seorang gadis pelayan bernama Imogen, meskipun tidak kentara. 

Buku ini menggunakan 1st person PoV, yaitu dari Sage sendiri. Plotnya  terstruktur rapi dan tidak memberikan banyak petunjuk ke arah mana cerita akan berakhir. Endingnya juga memuaskan, meskipun bisa juga dikatakan agak termasuk 'cliff-hanger', karena dari ending disebutkan jelas bahwa masih ada konflik besar yang menanti. Dilihat dari ending, jelas buku ini memiliki sekuel (yang rencananya memang berupa trilogi). 

Rating dari saya, 4.5 bintang ^^. 

Ingin lihat review dan rating rata-rata dari yang lainnya? Cek goodreads.com 

Minggu, 16 Desember 2012

The False Prince (Jennifer A. Nielsen)


The False Prince (The Ascendance Trilogy #1)
Penulis: Jennifer A. Nielsen
Bahasa: Inggris (impor)
Tebal: 368 hal.
Kondisi: bagus (seperti baru)
Penerbit: Scholastic UK
Format: Paperback
Harga: 50.000 
Harga normal/toko: Rp. 125.000 (Books & Beyond/Times), Rp. 150.000 (Kinokuniya)

SINOPSIS:

In a discontented kingdom, civil war is brewing. To unify the divided people, Conner, a nobleman of the court, devises a cunning plan. He will find an impersonator of the king’s long-lost son and install him as a puppet prince. Four orphans are recruited to compete for the role, including a defiant boy named Sage. Sage knows that Conner’s motives are more than questionable, yet his life balances on a sword’s point. He must be chosen to play the prince, or he will certainly be killed. But as Sage moves from a rundown orphanage to the king’s sumptuous palace, layer upon layer of treachery and deceit unfold. Until, finally, a truth is revealed that may prove more dangerous than all of the lies taken together…